Nyantai di Situ Kamojing Karawang

Nyantai di Situ Kamojing Karawang

Situ Kamojing Karawang

Assalamualaikum.. Wr.. Wb.. Selamat pagi teman-teman, sudah dua hari saya tidak membuat artikel tentang kota Karawang. Pada hari ini saya buat lagi guys masih di seputaran Karawang, yaitu Situ Kamojing Karawang. Orang-orang mengenal mitos yang sangat lekat di situ kamojing Karawang ini. Tentang apa itu mitos nya, ya benar “buaya buntung” entah ini benar atau tidak mari kita simak dalam artikel ini. 

Situ Kamojing adalah sebuah danau untuk menampung air hujan dan menjadi sumber irigasi sawah masyarakat sekitar. Danau disebelah Selatan jalan tol ini memiliki luas 60 ribu hetar dan menjadi pusat hiburan serta rekreasi bagi masyarakat sekitar maupun wisatawan luar kota. Kata Situ dalam bahasa Sunda artinya danau kecil karena memang bentuk tanahnya yang cekung sehingga menjadi tempat terbaik bagi resapan air hujan. Tentu saja kumpulan atau genangan air melimpah ini memiliki banyak manfaat bagi masyarakat sekitar Kamojing.

Diantara manfaat yang besar bagi masyarakat setempat, yaitu menanggulangi banjir karena bisa menjadi tempat terakhir bagi air hujan. Selain itu, juga bisa menjadi sarana irigasi bagi sawah-sawah warga dengan adanya bendungan untuk mengatur jalannya air menuju sawah. Kondisi alam memang masih sangat alami dan seperti tidak tersentuh tangan manusia dan memberikan pemandangan natural khas wisata dari sebuah telaga. Setiap pagi dan sore masyarakat menyambangi danau ini untuk menikmati keindahan alamnya atau sebagai sarana olahraga.

Jalan raya disekitar Situ Kamojing 

situ-kamojing-karawang

Memang sudah halus dan baik dengan cor beton sehingga tidak mudah rusak jika terkena air hujan. Masyarakat memanfaatkanya untuk jalan-jalan dipinggir danau menggunakan sepeda motor dan ada juga yang melakukan joging. Biasanya pengunjung bersantai disebuah cafe dipinggir danau untuk melihat pemandangan indah sumber air tersebut dan mengambil gambar dengan kamera. Sementara itu terdapat cerita dimasyarakat bahwa Situ Kamojing dihuni oleh buaya buntung. Menurut cerita rakyat bahwa sejarah asal usul buaya tersebut adalah anak dari Ki Anom dan Ni Icih yang dahulu tinggal dipinggiran danau dan buaya tersebut untuk menjaga telaga itu.

Buaya tersebut dahulu bernama Ki Saiman dan profesinya sebagai pencari ikan ditelaga itu sehingga setiap hari menghabiskan waktunya disana. Masyarakat tidak memiliki pengetahuan bagaimana terjadinya buaya buntung sehingga menjadi misteri sampai sekarang. Namun cerita rakyat ini memang tidak bisa diketahui kebenarannya karena hingga saat ini belum ada sumber terpercaya mengenai sejarah tersebut. Hal ini selalu dikaitkan dengan korban anak-anak yang oernah tenggelam didanau tersebut karena terseret ke dalam arus dibawahnya.

Alamat Situ Kamojing Karawang berada di Desa Kamojing, Kec. Cikampek, Kab Karawang. Bagi wisatawan diluar kota tidak perlu khawatir karena sudah ada beberapa hotel dikawasan Situ Kamojing. Ingat selalu buang sampah pada tempatnya. Salam untuk Karawang yang lebih baik

Sumber : https://bnet.id/situ-kamojing-karawang/

Share

Tinggalkan Balasan

Close Menu