Jalan-jalan ke Monumen Gempol Ngadeupa Karawang Selatan

Jalan-jalan ke Monumen Gempol Ngadeupa Karawang Selatan

Hai guys, selamat pagi semuanya. Ketemu lagi dengan saya yang suka posting-posting artikel yang kagak jelas tapi bermanfaat hihi.. Jadi kali ini saya akan membagikan informasi tentang sejarah yang kurang begitu terkenal dan sedikit dilupakan. Sejarah ini berada di Karawang Selatan, langsung aja nih guys kita bahas, yaitu :

Monumen Gempol Ngadeupa

Adalah suatu tanda bukti penghargaan bahwa ada nilai perjuangan untuk mempertahankan kedaulatan negara di Karawang Selatan. Karawang Pangkal Perjuangan yang terkikis nilai-nilainya sehingga nama pangkal perjuangan tersebut hanya identik dengan tugu proklamasi dimana pada tanggal 16 Agustus 1945. Dalam catatan sejarah Bung Karno diculik oleh sejumlah pemuda dari perkumpulan Menteng 31 terhadap Soekarno dan Hatta. Pada saat itu Bung Karno beserta rengrengannya merumuskan Kemerdekaan Republik Indonesia di Rengasdengklok Karawang. 

Namun sejarah tidak pernah mencatat nilai perjuangan di Karawang Selatan yang ternyata begitu luar biasa. Salah satu yang bisa kita lihat adalah Monumen Gempol Ngadeupa yang berada di kaki gunung Goong di Desa Purwasari Kecamatan Tegalwaru. Monumen yang diresmikan pada tanggal 13 Juli 1966 oleh Mayjen TNI Tayo Tarmadi pada saat beliau masih menjabat sebagai Pangdam III Siliwangi.

Sebagai Tanda Bukti

Monumen ini adalah sebagai tanda bukti penghargaan bahwa ada nilai perjuangan untuk mempertahankan kedaulatan negara, karena tidak sedikit pejuang yang gugur di Karawang Selatan pada saat itu. Namun ternyata selain itu masih banyak yang hilang dalam catatan sejarah dimana lokasi Ciporong dan Gunung Goong telah terjadi pembantaian terhadap para pejuang yang membela kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia atas penjajahan kolonial.

Masyarakat mengingat pada tahun 1953 terjadi bombardir di lokasi Ciporong yang dahulunya pasar Desa Medalsari Pangkalan. Menurut saksi sejarah yang masih ada diperkirakan bahwa sekitar 1000 orang yang meninggal yang terdiri dari tentara dan rakyat. Karena pada saat itu terjadi konflik antara Tentara Kemanan Rakyat dengan Barisan Rakyat dan DI/TII yang ada dibawah pimpinan Karto Suwiryo.

Nilai Sejarah

Monumen Gempol Ngadeupa adalah bukti bahwa di Karawang Selatan ada nilai-nilai sejarah yang tidak pernah ada dalam catatan sejarah nasional. Dimana disana ada keterangan bahwa 40 prajurit dibawah pimpinan Kapten Darsono (engkong) gugur akibat diserang oleh Belanda pada tahun 1948. Monumen Gempol Ngadeupa ini layak untuk dijadikan destinasi wisata bersejarah. Terutama untuk para generasi muda yang tidak tahu apa-apa bahwa ternyata, Karawang Selatan punya catatan sejarah yang dilupakan. Dan alangkah bijaknya jika dijadikan sebagai cagar sejarah untuk Kabupaten Karawang.

Jadi itu guys pembahasan mengenai Monumen Gempol Ngadeupa yang ada di Karawang Selatan. Jangan lupa ya share this article agar banyak masyarakat Karawang banyak yang tahu tentang hal ini. Sekian dari saya salam untuk Karawang yang lebih baik.

Sumber : https://bnet.id/monumen-gempol-ngadeumpa-sejarah-di-karawang-selatan/

Share

Tinggalkan Balasan

Close Menu