Karawang Menjadi Kabupaten Kota Dengan UMK Tertinggi se Indonesia

Karawang Menjadi Kabupaten Kota Dengan UMK Tertinggi se Indonesia

Pantas saja jika banyak orang dari luar berdatangan ke kota Karawang untuk mencari kerja dan menetap dalam waktu yang relatif lama. Karena UMK di Karawang ini sangat menggiurkan bagi para buruh kerja di perusahaan-perusahaan ternama yang ada di Karawang. 

Karawang ini sebenarnya adalah kota lumbung padi seperti yang di ucapkan dalam syair lagu seniman kita Alm. Darso Karawang yang berbunyi. “Padataran tatar sunda nu aya di Jawa Barat ka koncara lalega ku pasawahan”. 

Luas kota Karawang ini memang di banjiri dengan persawahan. Namun juga tidak dapat dipungkiri lagi bahwa di Karawang juga banyak pabrik tembok berdiri dan menjadi kota dengan UMK tertinggi. Namun itu semua tidak dapat merubah ciri khas dari kota Karawang sebagai kota lumbung padi di Indonesia.

Kota dengan UMK tertinggi 

Banyaknya pabrik atau perusahaan-perusahaan besar yang berdiri di Karawang membuat banyak para perantau dari kota lain memilih kota Karawang sebagai tempat mencari uang. Dikarenakan Karawang adalah kota dengan umk tertinggi di Indonesia, yaitu pada tahun 2019, yakni Rp. 4.234.010,27 angka ini sangat besar, siapa yang tidak tertarik kerja di kota Karawang. Baca juga Makanan Khas Karawang

UMK Jabar 2019 itu ditetapkan Gubernur Ridwan Kamil melalui keputusan Gubernur Jawa Barat nomor 561/kep 1220-yanbangsos /2018 tentang Upah Minimum Kabupaten Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2019. Dengan tingginya UMK ini tentunya akan membawa dampak baik dan buruk. Baiknya ini akan meningkatkan taraf ekonomi warga Karawang, namun buruknya tidak hanya orang Karawang yang bekerja pada perusahaan-perusahaan ternama disini, tapi banyak juga para perantau yang ingin merubah nasibnya di kota Karawang. Imbasnya orang Karawang sebagai pribumi harus bersaing dengan orang luar dari Karawang.

Sebagai Kabupaten kota dengan UMK tertinggi seharusnya warga Karawang lebih mudah mencari kerja di tanahnya sendiri. Tapi kebanyakan hal ini menjadi permasalahan yang serius. Karena tidak sedikit juga pribumi Karawang lulusan SMA atau Kuliahan yang masih menganggur.

Saya berharap perusahaan-perusahaan yang ada di Karawang akan lebih mengutamakan penduduk pribumi Karawang itu sendiri di bandingkan penduduk luar. Satu lagi harapan saya, walaupun di Karawang sudah banyak pabrik-pabrik berdiri jangan sampai itu merubah ciri khas Karawang sebagai kota Lumbung Padi. Salam untuk Karawang yang lebih baik.

Sumber : http://jateng.tribunnews.com/2018/11/23/daftar-lengkap-umk-jabar-2019-umk-karawang-rp-423-juta-tertinggi-di-jawa-barat

 

Share

Tinggalkan Balasan

Close Menu